Nopember 21, 2007
Kutu Busuk, dibeberapa tempat disebut tinggi/ketinggi/kepinding, bahasa latinya dinamai : Cimex lectularius. Dia suka bersarang dilipatan-lipatan bantal, kasur atau selimut. Makanan utamanya adalah darah manusia. Dan ketika dibunuh akan meninggalkan bau busuk yang sangat menyengat.
Konon kabarnya pada tahun 2006 kata blog ini : http://laluwaktu.blogspot.com/2006_04_01_archive.html populasi-nya diamerika sono pernah naik daun.
Saya tertarik menulis kutu busuk ini, karena ternyata ditempat tidur saya sempat-sempatnya bersarang bangsat tadi. Awalnya saya dan istri hanya merasa gatal-gatal ketika tidur. Kami mengira gatal tersebut karena ulah nyamuk. Tapi belakangan ketika populasi nyamuk di rumah kami berkurang, kami tetap kegatalan pada waktu tidur, dan parahnya lagi bekas gatal dikulit meninggalkan luka yang “aneh”, tidak seperti gigitan nyamuk. Kecurigaan muncul ada serangga lain yang menyerang kami pada waktu tidur. Karena kejadian berlangsung hampir tiap malam, maka suatu malam sekitar jam 2 dinihari saya nekat bangun dan menyalakan lampu terang untuk melihat jenis apa yang menyerang kami. Nha…ketahuan si bangsat ini dengan leluasa berpesta pora ditempat tidur kami.
Eradikasi besar-besaranpun segera dilakukan pada hari Minggu. Kami mengerahkan seluruh tenaga (maksudnya ponakan, tante, om, bahkan pakde budhe), kami ajak untuk perang melawan sikutu laknat tsb. E…ternyata oh ternyata sikutu busuk ini juga memiliki istana di sela2 kayu tempat tidur, dinding rumah bahkan langit2 rumah. Mengerikan sekali. Kutu busuk memang bangsat.
Masih penasaran insektisida macam apa yang cocok untuk menghalau pergi si kutu ini tanpa terlalu banyak efek samping, sukur-sukur jika ada predatornya, mungkin lebih alami.
Nopember 26, 2007 at 3:02 am
Pak, saya juga punya problem yang sama, padahal sering benar saya membersihkan kamar, tapi itu si bangsat masih ada aja, gimana sih cara membasmi sampai ke akar2nya. trims ya.
Wassallam,
Didie.
Nopember 26, 2007 at 8:05 am
To didie,
Sy menggunakan insektisida (lupa mereknya - ada di toko pertanian, kemasan kaleng kecil). Sy semprotkan ke sela2 tempat tidur (kebetulan tempat tidur saya dari kayu, dan bolong2). Dan tentu menjemur kasur/alas tidur sesering mungkin. Dan meng isolasi kamar/tempat tidur, agar tidak dipakai orang lain. Dan sebisa mungkin tidak tidur ditempat orang yang ditengarai berternak kutubusuk juga.
HTH, dan thanks telah berkunjung.
Desember 21, 2007 at 6:41 pm
Saya juga mengalami masalah yang sama. bisa diinformasikan lebih jelas nama insektisidanya pak? saya baca kalau daun mindi bisa digunakan sebagai insektisida nabati, tetapi daun mindi itu kayak apa yah? kagak tahu pohonnya.
salam
leo
Juni 15, 2008 at 2:43 am
mas saya mengalami hal yang sama, apa ya nama insektisidanya?
thanks
Juni 20, 2008 at 4:26 pm
bisa juga pakai baygon kok bunuhnya, yg penting sering dijemur kasurnya, tujuannya untuk membunuh telur telurnya.
jangan malu karena ada kutu busuk, karena kutu busuk bisa aja datang dimana aja,dan dari mana aja. asal ada satu ekor saja dan datang ke kamar kita, maka akan gampang berkembang biak. hal ini tidak hanya di indonesia tapi dimana saja. Kereta listrik di New York, paris dan inggris juga mengalamai hal yang sama. Kenapa? karena kutu ini suka daerah yg lembab. Jika lembah maka akan tinggal dan berkembangbiak.
Hal ini juga terjadi di Dubai (ups jadi ngaku deh). Karena daerah gurun, maka setiap apartemen memakai ac, dan ahirnya jadi lembab. Entah darimana asalnya dan kapan, ada kutu busuk datang, dan sekarang menjadi musuh bersama. berbahagialah mereka yag punya usaha pest control.laku keras.
kuncinya sering di jemur, semprot pakai baygon juga mati kok, kalau bisa yg khusus buat kecoak.